Category Archives: Rilis Berita

Penguatan Kurikulum: FEBI Gelar Workshop Kurikulum Berbasis KKNI

Perguruan Tinggi merupakan lembaga yang sangat diharapkan perannya dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam upaya melakukan kualifikasi terhadap lulusan perguruan tinggi di Indonesia, pemerintah telah tebitkan Perpres No.8 tahun 2012 tentang kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang merupakan acuan dalam penyusunan pencapaian pembelajaran lulusan dari setiap jenjang penddidikan secara nasional. Menyikapi hal tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga gelar workshop kurikulum berbasis KKNI di Syariah Hotel Solo. Agenda workshop yang digelar selama dua hari tersebut mulai Jum’at-Sabtu, 20-21 Juli 2018, diikuti oleh semua dosen dan karyawan FEBI, dengan rangkaian acara mulai dari pembukaan workshop, materi terkait KKNI, koordinasi penguatan kurikulum tiap program studi, dan diakhiri dengan acara penutupan workshop.

Workshop dibuka langsung oleh Rektor IAIN Salatiga, didampingi oleh Dekan FEBI Dr. Anton Bawono, M.Si dan ketiga Wakil Dekan FEBI; Dr. Hikmah Endraswati, M.Si (wakil dekan bidang akademik), Dr. Faqih Nabhan, M.M (wakil dekan bidang administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan), Dr. Mochlasin, M.Ag (Wakil dekan bidan Kemahasiswaan dan kerjasama). Dalam sambutan pembukaannya, Rektor menyampaikan bahwa, “Salah satu fungsi pendidikan adalah fungsi preparatoris dan antisipatoris. Maksudnya, pendidik harus mampu menyiapkan peserta didik untuk menghadang zaman yang akan dihadapi peserta didik sepuluh tahun mendatang. Karena FEBI merupakan pusat inkubasi di bidang ekonomi dan perbankan, maka dari itu penyusun kurikulum harus berani dan mampu mendesain kurikulum berbasis KKNI untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA)”.

Dilanjut denga orasi ilmiah oleh Dekan FEBI, Dr. Anton Bawono, M.Si dalam orasinya, Dekan menyampaikan, “Kegiatan workshop merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan yang tertuang dalam RKAKL (Rancangan Kerja dan Anggaran Kemnetrian Agama/Lembaga) yang ada di FEBI. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membentuk beberapa tim sidang komisi masing-masing prodi, guna mendiskusikan dan menyusun kurikulum yang dibutuhkan tiap-tiap prodi untuk mencetak lulusan yang militan, yang mampu menghadapi tantangan dan persaingan global”.

Workshop KKNI FEBI IAIN Salatiga kali ini mengundang Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag (Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga). Dalam prolog sambutannya, ia menyampaikan bahwa, “Perubahan kurikulum tidak sebatas mengubah dokumen tertulis, tapi juga perubahan paradigma dosen, budaya akademik, dan fasilitas kampus yang merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran di kampus. Selain itu, sinergi dan komunikasi antar unit di level fakultas dan universitas harus terjalin baik, sehingga pembelajaran dan program Prodi, fakultas, dan universitas berjalan baik pula”.

Ia juga menyampaikan, bahwa Perubahan kurikulum bisa dilakukan dengan beragam cara, seperti jumlah mata kuliah (MK) dikurangi, nama MK diganti, dan sks MK ditambah atau dikurangi. Meski sudah dikurangi dan rata-rata 3 sks per-MK, jumlah MK di program S-1 masih banyak. Penyebabnya, satu dosen satu MK atau lebih, bukan team teaching seperti di S-2 atau S-3. Sehingga pernah terjadi suatu kasus, dalam satu semester, mahasiswa mendapat beban 12 MK (2 sks/MK) dengan 12 dosen pengampu. Maka dari itu, perlu adanya pengubahan dan penyusunan kembali kurikulum yang lebih efektif dan efisien.

Selain materi, untuk menghasilkan penyusunan kurikulum yang sesuai dengan KKNI, workshop tersebut juga diisi dengan diskusi kelompok yang berkaitan dengan Penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan review RPS berdasarkan KKNI antar masing-masing Program studi. (Rina)

Seleksi Mandiri, IAIN Salatiga kebanjiran Peminat

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga menyelenggarakan ujian seleksi mandiri dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2018. Peserta ujian seleksi mandiri sendiri mencapai 1.100 calon mahasiswa baru.

Ujian seleksi mandiri dilaksanakan di gedung K.H. Ahmad Dahlan dan K.H. Hasyim Asy’ari Kampus 3, Selasa (17/07). Pelaksanaan pendaftaran jalur seleksi mendiri dilaksanakan pada tanggal 09 Mei-17 Juli 2018. Sedangkan pengumuman seleksi mandiri tersebut akan dilaksanakan pada 20 Juli (mendatang).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Agus Waluyo, M.Ag, ketika ditemui pada saat meninjau pelaksanaan ujian seleksi mandiri mengatakan bahwa, “jumlah peserta tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Dengan semakin banyaknya pendaftar, maka peserta ujian seleksi mandiri harus bersaing kompetitif.”

“Peserta ujian seleksi mandiri tahun ini lebih banyak, itu artinya peserta harus bersaing secara kompetitif dalam mengerjakan soal-soal ujian (kemarin)”, lanjutnya.

Dr. Agus Waluyo juga menambahkan, pada pelaksanaan ujian seleksi mandiri tahun ini mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut diantaranya, terpusatnya akses informasi ujian seleksi mandiri. Sehingga peserta ujian dapat segera mengetahui informasi yang dibutuhkan.

Hal senada juga disampaikan Ketua panitia pelaksanaan ujian seleksi mandiri Dr. Anton Bawono, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam saat mendampingi monitoring pelaksanaan ujian, mengatakan bahwa jalur pendaftaran seleksi mandiri ditahun ini mengalami peningkatan. Ia juga mengapresiasi kinerja panitia yang telah membantu terlaksananya pelaksanaan ujian seleksi mandiri IAIN Salatiga 2018.

“Saya mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja dengan baik, sehingga pelaksanaan ujian seleksi mandiri dapat berjalan dengan lancar,” terangnya.

Sumber:
http://iainsalatiga.ac.id/web/peserta-seleksi-mandiri-pmb-2018-mencapai-1-100/

Pembekalan kegiatan KKL: Sintesa Teori dan Praktik

KKL (Kuliah Kerja Lapangan) merupakan salah satu mata kuliah wajib yang bersifat praktikum lapangan, yang dapat diikuti mahasiswa setelah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh Fakultas. Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja yang menekankan antara teori dan praktik. Kegiatan ini juga membekali mahasiswa dengan soft skill dalam menghadapi dunia kerja, dan diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, kreatif, dan inovatif. Karena lulusan suatu perguruan tinggi, dituntut untuk memiliki empat kemampuan, yaitu academic knowledge, skill of thinking, management skiil, dan communication skill. Sinergisme keempatnya akan tercermin melalui kemampuan lulusan dalam kecepatan menemukan solusi atas persoalan ataupun tantangan-tantangan yang dihadapi.

Kegiatan pembekalan peserta KKL tersebut dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Mochlasin, M.Ag, Dalam sambutannya, Mochlasin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan sintesa teori dan praktik. Teori-teori yang telah dipelajari oleh mahasiswa dipraktikan langsung di lapangan, agar mahasiswa dapat menghadapi masalah-masalah ataupun tantangan-tantangan yang terjadi di dunia kerja. Kegiatan ini tidak semata mata traveling, tapi merupakan bagian dari kegiatan akademik, untuk itu mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan acara ini dengan sebaik-baiknya untuk menambah pengalaman. Sebagaimana perintah Allah dalam surat al-mulk ayat 15, “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya.” Maka dari itu, jadikanlah ‘traveling KKL ini’ sebagian dari jalan untuk mendapatkan banyak pengalaman untuk menjadi pembelajaran dalam hidup kita. Sebagaimana yang pepatah katakan bahwa “experience is the best teacher”.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam untuk membekali para mahasiswa sebelum pemberangkatan KKL dengan tujuan Semarang-Jakarta-Bandung, sehingga nantinya sesampai di lokasi KKL, mereka tidak canggung lagi. “Kegiatan KKL tahun akademik 2017/2018 ini bertempat di beberapa lokasi tujuan, yaitu di Bank Indonesia (BI) Semarang, Bursa Efek Indonesia, Badan Pengawas Keuangan (BPK), Dirjen Pajak kantor pusat BRI Syariah, Museum Bank Indonesia Jakarta, dan Pondok Pesantren Darut Tauhid Bandung. KKL ini akan berlangsung selama lima hari, terhitung mulai Selasa-Jum’at, 9 – 13 Juli dengan menggunakan tiga bus yang telah disiapkan oleh panitia. Dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan mahasiswa peserta KKL nantinya mampu mengimplementasikan ilmunya yang telah didapat dari bangku perkuliahan, sesuai dengan yang dicita-citakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di dalam visi dan misi tentunya.” Jelas Fetria Eka Yudiana, M. Si, selaku Kajur S1 Prodi Perbankan Syariah. (Rina)

SERABI: Semarak Ramadhan FEBI

Pengelola dan pengurus Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN salatiga menyelenggarakan rangkaian kegiatan ramadhan yang bertemakan “Ceriakan Ramadhan, Raihlah Keberkahan, Wujudkan Generasi Tauladan”. Acara ini diselenggarakan di aula FEBI pada Rabu, 30 Mei 2018. Acara ini merupakan acara rutin tahunan yang diselengggarakan atas kerjasama antara pengelola dan pengurus DEMA FEBI. Tujuan kegiatan tersebut agar civitas akademika dapat mengisi kegiatan-kegiatan dalam bulan ramadhan dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

Presiden Dewan Mahasiswa Nur Afifudin, dalam sambutannya, menuturkan bahwa, “ rangkaian kegiatan ini terdiri dari berbagai rangkaian acara, yaitu kajian ba’da dzuhur, lomba antar TPA/TPQ sewilayah kota salatiga, dan dilanjutkan pada acara inti, yaitu pengajian dan santunan anak yatim”. Kajian ba’da dzuhur dilaksanakan pada tanggal 22 mei dan 5 juni 2018. Pemateri dalam kajian ini adalah beliau bapak Dr. Muchlasin, M.Ag (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama) dan Dr. Ahmad Mifdlol M, M.SI (Ketua Program Studi Ekonomi Syariah).

Lomba antar TPA/TPQ sewilayah kota Salatiga diikuti sekitar 100 anak yang ada di TPA/TPQ dan MI di wilayah Salatiga. Terdapat empat kategori lomba, yaitu pildacil, lomba adzan, hafalan, dan kaligrafi. Lomba ini dilaksanakan pada tanggal 29 mei 2018. Lomba ini dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi terhadap anak TPA/TPQ yang sudah belajar tentang agama dengan baik karena mereka adalah penerus-penerus bangsa yang diharapkan. Sementara acara inti pengajian dan santunan anak yatim diselenggarakan pada tanggal 30 mei 2018.

Acara ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Anton Bawono, M. Si, dalam sambutannya, menuturkan bahwa, “Rangkaian kegiatan ramadhan yang bertemakan Ceriakan Ramadhan, Raihlah Keberkahan, Wujudkan Generasi Tauladan merupakan bagian syiar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam untuk seluruh civitas akademika dan masyarakat luas. Civitas Akademika FEBI harus dapat memberikan kemanfaatan dan kemaslahatan umat sehingga terbentuk masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera”. Tak lupa Dekan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan panitia yang telah memberikan sumbangsih pikiran dan tenaga sehingga terlaksananya kegiatan tersebut.

Acara ini diakhiri dengan mauidhah hasanah yang disampaikan oleh Dr. K.H. Saefudin Zuhri, selaku ketua MUI di Salatiga ini, sekaligus dosen di UIN Walisongo Semarang. Dalam mauidhah hasanahnya, Dr. K.H. Saefudin Zuhri, menyampaikah bahwa, “Anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu memanfaatkan momentum Ramadhan ini sebagai sarana untuk membangkitkan jiwa sosial secara berkelanjutan. Kegiatan-kegiatan seperti buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim maupun orang yang tidak mampu perlu dilakukan sehingga dapat memupuk jiwa sosial. Ketika sejak dini anak-anak muda secara rutin melakukan kegiatan yang mampu membangkitkan jiwa sosial maka ke depan akan memiliki kesadaraan terhadap pentingnya kepedulian terhadap sesama.”(SA)

Pererat Tali Silaturrahmi: FEBI Gelar Buka Bersama Seluruh Civitas Akademika

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Salatiga, mengadakan acara rutin tahunan, buka bersama dengan civitas akademika kampus. Acara tersebut diselenggarakan pada Rabu, 30 Mei 2018 di gedung Dekanat FEBI lantai dua. Acara ini dihadiri oleh Dekan FEBI IAIN Salatiga, Dr. Anton Bawono, M.Si, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Dr. Faqih Nabhan, MM, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Mochlasin, M.Ag, segenap dosen dan karyawan FEBI.

Serangkaian acara pada sore itu diawali dengan performance gitaris Salatiga yang cukup terkenal, sekaligus dosen pengampu mata kuliah Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga, Dhoni Rizki Mahardika, MM. dibantu dengan beberapa Dosen Luar Biasa (DLB) FEBI. Dilanjutkan pembukaan acara secara resmi oleh Dekan FEBI, Dr. Anton Bawono, M.Si. dalam sambutannya, Dekan menuturkan bahwa “Acara ini merupakan acara istimewa, karena hanya diselenggarakan tiap tahun sekali. Acara ini bertujuan untuk menebarkan atmosfir kebahagiaan di bulan Ramadhan dengan mempererat rasa kekeluargaan seluruh civitas akademika FEBI IAIN Salatiga. Dengan harapan, semoga FEBI IAIN Salatiga semakin solid dan mampu membawa nama FEBI semakin melangit.”

Acara Buka Bersama yang bertemakan “Fasting in Economic Term” dilengkapi dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Iskandar Chang, M.Si selaku dosen Manajemen Pemasaran di FEBI. Dalam tausiyahnya, dosen berdarah Cina yang kerap disapa dengan sapaan Chang I Pao ini, menyampaikan bahwa dalam Ramadhan terdapat tujuh term masyarakat, yaitu: 1) Masyarakat tauhid (madiinatul aqidah), yaitu menciptakan masyarakat yang semakin taat beribadah meningkatkan ketauhidan dalam hati. 2) Masyarakat ilmu dan pendidikan (madinatul ilm wa tarbiyah), yaitu masyarakat yang tekun belajar menuntut imu, dengan mengkaji kalam-kalam ilahi. 3) Masyarakat ibadah (madinatul ‘ibadah), yaitu menciptakan masyarakat yang semakin rajin beribadah. Berbondong-bondong menjalankan ibadah shalat tarawih dan tadarus di masjid. 4) Masyarakat adab (madinatul adab), yaitu menciptakan masyarakat yang semakin beradab. 5) Masyarakat ekonomi (madinatul mu’amalah), yaitu menciptakan masyarakat ekonomi. Pada musim Ramadhan, semakin banyak masyarakat yang bermu’amalah. Hal ini ditandai dengan banyaknya permintaan terhadap barang/jasa di pasar. 6) Masyarakat ukhwah (madinatul ukhwah), yaitu menciptakan masyarakat yang semakin mempererat tali persaudaraan. Bersilaturrahmi ke sanak saudara, misalnya dengan mengadakan buka bersama ataupun sahur bersama. 7) Masyarakat jihad fii sabilillah (madinatul jihad fii sabilillah), yaitu menciptakan masyarakat yang dengan ikhlas mau berjihad di jalan Allah, misalnya mengeluarkan harta zakat.

Di akhir tausiyahnya, Iskandar menambahkan, bahwa “Puasa Ramadhan adalah ibadah yang scarcity”. Karena hanya dijalankan setiap setahun sekali dan merupakan ibadah yang penuh dengan kelimpahan pahala. Maka dari itu, marilah berlomba-lomba memanfaatkan moment Ramadhan kali ini dengan lebih meningkatkan ibadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT. (Rina)

Pelepasan Wisuda Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga

Sebanyak 43 wisudawan/wati Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga mengikuti acara pelepasan wisudawan di Ruang PKM, kamis (24/05). Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh wisudawan/wati saja, melainkan juga dosen, karyawan, dan keluarga alumni FEBI IAIN.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IAIN Salatiga, Dr. Anton Bawono, M.Si, dalam sambutannya, menyampaikan, “Selamat kepada para wisudawan/wati yang telah berhasil menyelesaikan proses pendidikannya, saya berharap saudara segera dapat memperoleh pekerjaan yang kalian dambakan, selain itu semoga saudara semua memberikan kebermanfaatan bagi umat”. Harapan secara eksplisit beliau kepada seluruh lulusan IAIN Salatiga agar mereka bisa menjaga nama baik diri dan lembaga pasca kelulusana ini. Pilihan untuk melanjutkan pendidikan di pasca sarjana juga disampaikan beliau, karena saat ini IAIN telah membuka program S2 Ekonomi Syariah.

Selain itu juga ada sambutan dari lulusan terbaik oleh M. Kava Nasikin dengan capaian IPK 3,70. M. Kava Nasikin dalam sambutannya mengajak rekan-rekan wisudawan/wati untuk bersyukur atas prestasi yang telah ditorehkan, karena banyak sekali rekan seumuran mereka yang tidak mendapatkan kesempatan belajar. “Tanggung jawab moral sebagai seorang sarjana ekonomi harus kita penuhi dengan berkarya secara nyata, karena mahasiswa merupakan agen of change.” Tutur M. Kava Nasikin dengan bersemangat mengajak rekan-rekan wisudawan lainnya.

Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam juga turut hadir dan memberikan sambutannyanya. Tri Wahyono, S.E yang mewakili ikatan alumni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ikatan alumni akan menjadi wadah mereka untuk saling membantu di dunia pasca kampus. Selain itu dalam acara tersebut, Fakultas Ekonomi IAIN Salatiga juga memberikan penghargaan kepada wisudawan/wati beprestasi, yaitu M Kava Nasikin dan Siti Sintia yang juga merupakan peraih IPK tertinggi. (REP)

IAIN Salatiga Gelar Kursus Karakter Bagi Dosen

Lagi-lagi, IAIN Salatiga menggelar “Training of Trainer (TOT); kursus karakter bagi dosen IAIN Salatiga”. Training ini merupakan training lanjutan yang pernah diadakan oleh Biro Tazkia IAIN Salatiga bulan Juni lalu. Training yang diikuti oleh puluhan dosen perwakilan dari semua fakultas yang ada di IAIN Salatiga, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah, dan Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, berlangsung hingga dua hari. Terhitung mulai hari Selasa hingga Rabu, 8-9 Mei 2018.

Kursus karakter ini, tidak hanya dikhususkan bagi dosen-dosen yang mempunyai kristalisasi keilmuan yang berbaur tentang Psikologi, Bimbingan Konseling, maupun Akhlaq Tasawuf saja. Akan tetapi, kursus ini diperuntukkan bagi semua dosen dari berbagi cabang keilmuan. Di antaranya dosen-dosen perwakilan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), yang mendelegasikan enam dosen yang mempunyai back ground keilmuan yang berbeda. “Bagi saya, training ini adalah training wajib yang harus diikuti oleh semua dosen. Karena dalam training ini, peserta (dosen) diharapkan dapat memberikan terapi spiritual kepada mahasiswa, dalam pembentukan karakter mereka. Maka dari itu, perlu change your life, by changing your mind”. Tutur Rina Rosia, M.S.I, selaku dosen Ekonomi Syariah, salah satu dosen delegasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Acara Training Of Trainer ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Salatiga, Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd. dilanjutkan dengan penjelasan selayang pandang terkait Training ini. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa, “Training ini diharapkan dapat menghasilkan trainer yang siap mencetak mahasiswa religious dan berakhlaq mulia, berkompeten dalam bidangnya dan mampu bersaing, serta siap menjadi calon pemimpin umat dan bangsa”. (Rina)

Apel Rutin FEBI IAIN Salatiga

Senin, 23 April 2018 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga melaksanakan apel rutin di pagi hari yang dilaksanakan oleh seluruh Pejabat, Dosen, serta Pegawai di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga. Apel rutin ini dilaksanakan di halaman kampus FEBI di Jl. Tentara Pelajar No. 02 Salatiga.

Pada apel pagi ini, yang bertindak sebagai pembina apel yaitu Wakil Dekan Bagian Kemahasiswaan dan Kerjasama Bapak Dr. Mochlasin, M.Ag, pembaca do’a oleh Fathan Budiman, M.E.I dengan komandan apel Mudjianto, sesuai dengan jadwal tugas yang telah ditentukan.

Dalam amanatnya, pembina apel menyampaikan bahwa, “Dosen-dosen yang mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga, bukanlah berasal dari rumpun keilmuan yang sama. Akan tetapi hal itu bukanlah menjadi penghalang untuk bekerja sama mencerdaskan anak didik kita. Karena pada dasarnya, kita adalah satu. Apapun back ground keilmuan kita, kita tetap berada pada koridor yang sama, yaitu dosen FEBI IAIN Salatiga. Mari kita istiqomah dalam mengemban tugas. Karena pada esensinya, tugas dosen adalah 2T yaitu ta’lim dan tausiyah. Bahwa dosen bertugas untuk ta’lim (transfer ilmu), yaitu mentransformasikan berbagai ilmu pengetahuan kepada anak didik tanpa adanya batasan dan ketentuan tertentu. Selain itu, dosen juga bertugas untuk memberi tausiyah, yaitu memberikan ceramah, atau memberi nasihat kepada anak didik, dengan selalu memantau dan melindungi mereka”.

Terakhir, apel pagi ditutup dengan do’a yang diimami oleh Fathan Budiman, M.E.I, dosen Ekonomi Syari’ah, agar dalam memulai pekerjaan selalu mendapat dapat Ridho dari Allah SWT dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga selalu dalam perlindungan-Nya. Aamiin. (RR)

Dies Natalis: FEBI Sabet Tiga Juara

Semarak jalan sehat dalam rangka Dies Natalis IAIN Salatiga ke 48 diadakan pada hari Sabtu, 14 April 2018 yang dipusatkan di kampus 3. Acara jalan sehat dibuka oleh Bapak Wakil Rektor  Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Perencanaan, Kastolani, P.hD., dalam sambutannya menyatakan, “Momen ini sebagai salah satu sarana untuk merekatkan tali persaudaraan diantara keluarga dosen dan karyawan IAIN Salatiga”.

Setelah jalan sehat, kemeriahan dilanjutkan dengan lomba-lomba yang diikuti perwakilan dari rektorat, masing-masing fakultas, security, dan perwakilan ormawa. Lomba-lomba yang diadakan, yaitu lomba futsal, voli putra –putri, bakiak, memasak, dan merias wajah. Selain itu ada kompetisi mencari bakat dengan konsep “ IAIN Mencari Bakat” sebagai salah satu untuk menyalurkan bakat dari keluarga dosen dan  karyawan.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Salatiga juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan jalan sehat tersebut. Pada kesempatan yang meriah itu juga hadir Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga Dr. Anton Bawono, M.Si  beserta wakil dekan. Pada kesempatan tersebut, FEBI meraih juara III lomba voli putra, juara III lomba memasak dan juara harapan I lomba merias wajah tanpa cermin. (BU)

Ecbiss; Melahirkan Generasi Militan di Era Millenial

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dalam rangka memperingati dies natalis IAIN ke-48 ini, menyelenggarakan kegiatan debat Economics and Business Competition 2018, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “ecbiss” diikuti oleh 132 peserta yang terbagi menjadi 44 tim, dengan rincian 22 tim pro dan 22 tim kontra. Kegiatan yang bertemakan Digital Economics and Business for Islamic Millennial Generations 2018 tersebut, tidak hanya serangkaian acara untuk menyemarakkan dies natalis, akan tetapi kompetisi ini merupakan ajang untuk melahirkan generasi militan yang siap untuk menghadapi problematika ekonomi di era millenial.

“Kegiatan ini dilaksanakan semi-formal dengan konsep debat Parlemen Asia. Yaitu tim pro dan tim kontra akan beradu argumentasi terhadap mosi yang telah ditentukan oleh panitia. Yang kemudian akan diambil 5 pemenang, yaitu juara I, II, III, harapan I, dan juara terfavorit”, Tutur Rina Rosia selaku dosen Ekonomi Syariah yang bertugas menyusun mosi debat ecbiss.

Sementara itu, Saiful Anwar selaku panitia pelaksana lomba sekaligus dosen Akuntansi Syariah IAIN Salatiga, menambahkan, bahwa “Mahasiswa harus turut aktif mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah dalam menghadapi permasalahan ekonomi di negara ini. Maka dari itu, kampus perlu memfasilitasi, setidaknya dimulai dengan adanya ajang debat mahasiswa, agar mahasiswa tergugah dan ikut memikirkan negara ini.”

Acara debate competition tersebut dibuka secara resmi oleh Dr Anton Bawono, M.Si, selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga. Dalam pidatonya, Dekan menuturkan bahwa, “kompetisi ini bukan hanya merupakan kompetisi utuk merebutkan piala kemenangan, namun kompetisi ini merupakan ajang untuk melatih keberanian dan aktualisasi diri bahwa mahasiswa juga mampu memberikan solusi terhadap permasalahan bangsa. Harapan saya, dari debat kompetisi ini, mampu melahirkan Adam Smith “modern”, Keyness “jaman now”, yang mampu mendobrak tantangan problematika perekonomian di masa mendatang.” (RR)

WhatsApp chat